GANG KELINCI

Nenekku dan Kakekku dari pihak mamaku punya anak 11 orang. Mamaku anak pertama. Mama menikah pada usia 18 tahun, saat mamaku nikah, Nenekku ngidam anak ke sepuluh, bayangin aja Mamaku akad nikah, nenekku lagi pusing-pusing ama muntah-muntah…he…he..Pamanku cuma lebih tua setahun denganku, dan aku masih punya satu Bibi kecil yg umurnya setahun lebih muda dari adikku. dia kusebut bibi kecil…he…he..Setiap anak punya tugas masing-masing. Karena mama sebelum meenikah anak yg pinter dan disekolah banyak kegiatan, dia cuma dapat tugas nimba air buat mandi adik-adiknya! Ada yg tugas masak, nyuci pakaian, nyuci piring panci, beberes rumah, atau jaga adik. Untung nenekku jago masak, kalo goreng ikan satu anak dapat satu, dihitung dulu, nenek dan kakekku makan sisanya. Setelah menikah semua anak-anak nenekku rata-rata punya anakkalo tidak dua tiga bayangin aja aku punya berapa orang sepupu. karena aku sepupu tertua aku jadi kepala suku para sepupu…he…he…cucu-cucu nenek ini juga sudah ada 5 yg berkeluarga termasuk aku, jadi nenekku sebelum meninggal sudah punya 6 buyut! Kita sebut aja rombongan sirkus kita ini “Gang Kelinci!” Aku senang punya keluarga sebesar itu, kalo lebaran dulu kita semua ngumpul di rumah nenek full house terus berkeliling ke keluarga nenek, sama paman dan bibiku aduh…ramenya dan kenyangnya…he…he..apalagi kalo sudah ada yg kawinan semuanya nginap disatu rumah, bayangin kayak sarden tapi seruuuuu banget….karena aku cucu aku dapat previllage, padahal beberapa mantu nenek (istri paman-pamanku ada yg umurnya seumuran aku bahkan lebih muda) tapi kalo ada acara mereka harus bebersih, cuci-cuci, masak-masak…aku ama cucu-cucu nenek lainnya ngga dibolehin ama nenek, …he…he…. para geng cucu pasti disuruh…udah sana keluar aja ngobrol, main, dan makan….wakaka…Pernah kita piknik bareng, satu bus ngga muat! musti carter mobil lagi…Lucunya lagi sodara nenekku kan ada 6 trus anak-anaknya minimal 5 bahkan nenekku sama 2 iparnya, terus-terusan hamil bareng….kalo nenekku hamil, istri saudara laki-lakinya hamil juga, jadi anak-anaknya sama-sama 11!! Karena Bapak nenekku namanya Bakri, keluarga yg ini disebut Bakri brothers, rumah mereka berdekatan dan satu kampung, bayangin aja kampung di tempat nenekku itu ngga ada orang lain semua satu keluarga!!! Hmmm….what a huge family!!! Sekarang mikir 100 kali mungkin. soalnya biaya hidup dan sekolah makin lama makin besar saja. Aku turut prihatin aja melihat orang-orang tua yg sampai mentelantarkan anaknya karena masalah ekonomi.

Iklan
Dipublikasi di my lovely family | Tag , | Meninggalkan komentar

kecil-kecil sudah punya bisnis

Beberapa hari ini aku terkejut dengan tingkah Atung, anak laki-lakiku yang nomor satu. Dia selalu membersihkan beranda rumah, lalu menggelar CD, DVD, dan koleksi bukunya. Beberapa saat kemudian beberapa teman sebayanya berdatangan. Olala…rupanya si kakak membuka rumah baca sekaligus rental DVD, kubaca dari tulisan sederhana yang ia tempel ditembok rumah. Pinjam satu DVD dan buku Rp.500 rupiah! Betapa antusiasnya ia dengan bisnis barunya ini….he…he…Lucunya setiap mau buka rental dan taman bacaannnya, dia musti mandi dulu, pake baju yang paling bagus, dan srot!….srot! pake minyak wangi Abah dulu….pokoknya necis dan wangi, katanya siapa yang mau datang kalo yang jaga lecek dan bau…hmmm…boleh juga si kakak…he…he…padahal dia baru kelas satu SD! Aku senang dan bangga dengan usaha si kakak, walau usahanya kadang sepi tapi dia tetap semangat, kalau lagi sepi dia main, main layangan, main bola….namanya juga anak-anak.

Dipublikasi di Kids stories, Uncategorized | Tag , , | Meninggalkan komentar

Icha dan Duduy

Duduy itu bukan mainan atau makanan. Tapi Icha sangat sayang pada Duduy karena duduy adalah bagian mamanya. letaknya antara lengan atas dan lengas bawah alias siku mamanya. Sejak Icha ngga ASI lagi kebiasaannya ngedot sambil cubit-cubit duduy mama. Betapa sewotnya dia kalo ngedot ngga ada duduy. Padahal, duduynya kadang ngga selalu didekatnya maklum, mamanya kerja rangkap, ya working mom ya housewife. Untung kalo aku kerja Icha punya duduy pengganti, duduy mama Ati (Dia sdh momong Icha sejak usia 3 bulan) selain itu bukan duduy, siku Bapaknya bukan duduy, siku neneknya bukan duduy, siku kakaknya bukan duduy. Duduy hanya dimiliki mama dan mama Ati, titik!. Pernah pas dia tidur tangannya yang nyubit-nyubit siku mamanya aku pindah ke siku papanya, Icha langsung bangun sambil nangis, nyari-nyari duduy, dia bilang itu bukan duduy Icha…he…he…mungkin bentuk dan teksturnya beda kali dengan yang orisinil. Yah, begitulah…entah sampai kapan duduy affair ini akan berlangsung, yg pasti duduy membuat Icha dan mamanya semakin dekat, dengan cubitan-cubitan mungil di siku mamanya, kadang-kadang meninabobokan mamanya, sambil terlelap pikiran mamanya tenang, kalo masih terasa cubitan-cubitan mungil itu tandanya gadis kecilnya masih ada disampingnya.

Dipublikasi di Kids stories, Uncategorized | Tag , , | Meninggalkan komentar

Daster Party

Lebaran tahun aku sekeluarga nginap di rumah mama. Sementara anak2 dan para hubbies sudah pada terbuai ke alam mimpi, aku dan adikku menyelinap ke ruang keluarga, seperti biasa kami lakukan dulu. Kita menggelar “Daster Party”, adaptasi dari “Pajamas Party”, berhubung kita orang Indonesia yang kalo tidur biasa berdaster batik ria jadilah kita namakan “Daster Party”.
Bermodal stok camilan yang masih banyak, kan masih lebaran, cake, coke, permen, coklat, tentu saja gadget kesayangan kita latop dan modemnya. Sambil online kita ngobrol. Ngobrolin apa saja dari masa lalu, masa sekarang, hingga masa yang akan datang. Dari yang penting hingga yang ngga penting.Cela-celaan, ledek-ledekkan, maklum kita sama-sama jadul dan freaky…he…he..Downloading lagu-lagu, pengennya sih lagu-lagu yang lagi in sekarang ini kayak lagu Taylor Swift, King of the leon, Miley Cyrus,Ungu, peterpan, ecoutez, tapi balik-baliknya…tetep lagu Yana Julio Selamanya cinta! Untung ngga lagu Obbie Mesakh, kisah kasih di SMA…hi..hi..lot’s of food, lot’s of laugh DVD marathon drama Asia, termehek-mehek bareng atau jejeritan gemes, liat jerry Yan, Lee Ming Ho, Wu Chun, wakakak….precious time! Walau rumah kita berdekatan, karena waktu dan kegiatan kita masing-masing sebagai istri, ibu, dan wanita pekerja membuat moment seperti ini jadi langka dan sangat berharga. Aku hanya punya satu, kita berdua sama-sama perempuan, usia kita cuma beda dua tahun, sejak kecil kita sudah jadi sahabat, dia tidak hanya adik bagiku, dia adalah soulmateku. Rasanya tak pernah cukup waktu untuk bicara, karena seperti channel radio kita satu gelombang, tune in satu sama lainnya, walau kadang bunyi yang keluar lagu bahagia, kadang berganti lagu sedih, kadang lagu rock, kadang lagu mellow and blues, kadang dangdut, kadang qasidahan, shalawatan, ceramah agama, berita, iklan, infomasi harga sembako, sandiwara radio…ha…ha…kadang ada tambahan bunyi kresek-kresek, tatitutnya, namun gelombang itu tetap terhubung karena kita tidak tergantung colokan listrik atau satelit, kita terhubung oleh telepati. Sista, have I ever told you before? Nah? Now let me shout loudly, I LOVE YOU, SISTA!!!

Dipublikasi di my lovely family, Uncategorized | Tag , | 4 Komentar

one kiss from my baby

Rabu kamis adalah hari paling berat bagiku. Apalagi pagi hari, what crazy mornings. Sepagi-paginya aku bangun, sebaik-baiknya rencana tetap saja aku kelabakan. seperti gasing trus berputar disetiap ruang rumahku, waktu tak pernah menunggu. Masuk jam pertama…masuk jam pertama….alarm dikepalaku memanggil-manggil kencang. Terlambat, siap-siap dicemberuti, siap-siap kena sindir, Ouch!!! Aku ngga boleh menyerah, aku ngga boleh kalah. Beberapa suap nasi mengisi perutku itupun aku tidak tahu rasanya, kadang diselingi membalik telur dadar di wajan, Ya ampun…Baju dinas bapak mana? Mulai memporak-porandakan lemari, dapat! Botol minuman kakak harus diisi, perlengkapan adik ditempat penitipannya, susunya? air panasnya? Setelah itu apa, membagi-bagi uang, buat transport, belanja hari ini, ojek dan jajan buat kakak, dan buat si mbak yg jaga sikecil. Mandi secepat kilat, dandan sret…sret…srot! jilbab miring sedikit, what a heck! Siap berangkat….peluh beleleran diwajahku, bajuku yang sudah disetrika kumal lagi, tiba-tiba sebuah tangan mungil memelukku dan sebuah kecupan mendarat dipipiku, kecupan lembut penuh sayang, “Mama Icha cantik.” suara balitanya bergema dikepalaku, segala keruwetan menguap entah kemana, satu kecupan dari bidadari kecilku made my crazy morning faded away.

Dipublikasi di working Mom | Tag , , | 4 Komentar

My world

welcome to my world unperpect women in her unperpect world

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar